Cara Cepat Mengalirkan Ide Menulis

Salah satu cara mengalirkan ide menulis adalah dengan membaca buku best seller ini: La Tahzan. Silakan download disini. Atau bila ingin mengetahui kesalahan fatal penulis pemula dan cara mendobraknya silakan download ebooknya disini.

Tips Lain Agar Ide menulis mengalir lancar adalah:

1. Membaca yang banyak

Membaca yang banyak dapat mengalirkan ide menulis. Saya telah merasakan manfaatnya dalam banyak waktu dengan efek yang dahsyat. Sehari saja tidak membaca maka kegiatan menulis menjadi fakum. Namun beda halnya dengan banyak membaca atau paling tidak membaca selembar dua lembar buku atau sekedar membaca blog tetangga, maka ide menulis mengalir dengan deras.

Ya, kawan. Membaca adalalah senjata menulis yang dahsyat. Ia mampu menunjuki kita cara dan teknik, menunjuki kita jalan, menunjuki kita ide,  yang sebelumnya tidak kita ketahui. Ia dapat membantu kita menjangkau ide-ide yang sebelumnya tidak kita pikirkan. Ia mampu melahirkan kreatifitas menulis.


Bila kita serius menukuni dunia penulisan ini maka banyak-banyaklah membaca. Dan dua aktifitas membaca berikut ini juga termasuk cara ampuh mengalirkan ide menulis.

2. “Membaca” pengalaman menarik orang Lain

Maksud saya memberikan tanda kutip (” “) pada kata “membaca” di atas agar kata membaca dapat diartikan secara luas dan aktifitas mendengar juga termasuk salah satu dari maksud “membaca” itu.

Nah, agar ide menulis kita datang mengalir, ada baiknya kita banyak mendengarkan pengalaman menarik orang lain dan bahkan kita bisa menjadikannya bahan tulisan. Kita bisa membuat puisi, cerpen atau bahkan novel dari cerita tersebut, khususnya pengalaman yang kita dengarkan sendiri dari pelakunya.

3. “Membaca” Teman dan Guru

Di posting sebelumnya, saya sudah membahas poin ini. “Membaca” teman dan guru dalam menulis maksudnya adalah memiliki teman dan guru. Hal ini merupakan bagian dari kegiatan positif untuk menumbuhkembangkan minat menulis kita. Dengan memiliki teman dan guru kita jadi semangat terus menulis. Teman dan guru itu ibarat penunjuk jalan. Ketika kita sedang lemah semangat, merekalah yang memotivasi dan membimbing. Bila kita sedang bersemangat, mereka juga yang terus memberikan support.

Teman dan guru mengukuhkan kita, tanpanya¬† semangat jadi loyo. Seperti batu es, yang bila diletakkan didalam kulkas ia akan tetap kukuh. Namun bila dikeluarkan dari kulkas ia akan meleleh perlahan namun pasti. Bahkan bekasnya sampai tak tersisa karena menguap dan melebur dengan udara.¬† Dan ia tak dapat disebut apa-apa lagi kecuali hampa. (cie ilah… nyastra banget coy)

Ya, bila kita ingin sukses dalam dunia penulisan ini kita harus mencari guru dan teman yang tepat.

Semoga download ebook gratisnya dapat berjalan lancar – cepat. Dan juga tips yang saya tulis dapat diserap dengan baik. Dan bila anda ingin mempelajari bagaimana cara belajar menulis buku yang baik dan benar silakan baca postingan ini: Kursus Menulis Buku

Salam sukses!

Artikel Terkait:

Kursus Menulis Online

This entry was posted in Cara Menulis Buku. Bookmark the permalink.

19 Responses to Cara Cepat Mengalirkan Ide Menulis

  1. suher says:

    mksh atas saran n sharenya ,,,, mksh jg ats download gratis buku la tahzan ny…barakAllah….smg Allah membalas anda n keluarga dg bebagai kebaikan….Amin

    • caramenulisbuku453 says:

      amin ya Rabbal Alamin… semoga ilmunya nambah terus…

      • Morennis says:

        sangat bagus, tapi permasalahannya saya aladah orang pemarah, memang saya tidak berada pada lingkungan yang selalu memicu kemarahan saya, namun sometimes saya tidak sadar kalau saya dalam keadaan marah bagaimana mengkontrolnya? terimakasih ..

  2. Dimas Edu P says:

    Betul sekali dan saya sangat setuju dengan tulisan anda. Membaca membawa hal yang luar biasa dalam hidup kita.
    Inpisari datang dari bagaimana kita bisa “membaca” kehidupan. Keep writing.. saya tunggu tulisan2 selanjutnya…

    • caramenulisbuku453 says:

      trims atas kunjunganya pak edu…

    • caramenulisbuku453 says:

      Siip juga, selamat menulis pak

  3. ikram says:

    kalau berkenan, tolong dong Mas beri komentar terhadap tulisan saya di blog saya. Terima kasih…

    • caramenulisbuku453 says:

      Hmm silakan menulis dulu ya, nanti ingatkan lagi saya untuk kasih komen oke

  4. Chaidir says:

    Berkunjung nih.. Nyari ide baru.. ^_^
    Ntar dicobain laah tipsnya..

  5. Cokroaminoto says:

    Untuk menulis perlu membaca banyak dan menulis banyak. Ada mini software iDiary, yang bisa digunakan sebagai sarana latihan. Kita bisa menulis apa saja setiap saat, setiap waktu dan setiap hari. Dengan software ini seluruh tulisan kita dapat terkumpul layaknya diary. Dapat di buka catatanya berdasarkan urutan dan tanggalnya. File catatan kita akan disimpan dalam format word. Untuk memperolehnya rekan-rekan dapat download GRATIS, saya pasang di sidebar kiri atas web saya (sekalian promosi, he, he…) http://www.menulisproposalpenelitian.com

  6. suanda says:

    terima kasih banyak….
    semoga bermanfaat,,,

  7. mas aj.hamim says:

    saya masih terus menikmati satu demi satu artikel milik situs mbak, sekali lagi terima kasih…bermanfaat sekali

    • caramenulisbuku453 says:

      Terima kasih Mas Hamim, semoga anda menjadi penulis hebat

  8. terima kasih atas ilmu yang telah dibagikan di web ini

  9. alifdyudhar says:

    makasih atas ilmunya…salam

  10. widi ragilia says:

    Jujur saya pengen banget untuk jadi penulis , tp kadang saya merasa bosan karna nggak punya inspirasi ..
    tp saya paling suka baca kata-kata dari Albert Einstein

  11. Rza says:

    menulis itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan. banyak ide yang mengalir terus dalam otak terkadang membuat kita bingung bagaimana memulai untuk menuangkannya kedalam tulisan. padahal, apa yang akan kita tulis itu banyak, idenya banyak, sampai-sampai kita kebingungan untuk menulis mulai dari mana. betulkan..? kesulitan menulis itu ternyata bukan karena gak ada ide untuk di tulis. tapi, kebanyakan ide tuh di kepala.itulah yang menyebabkan kita kebingungan untuk mulai menulis.

    menulis yang paling susah buat saya adalah saat mau menuliskan sesuatu yang sudah kita tetapkan judul atau temanya. lho, kok aneh, padahal mestinya kalo udah ada tema dan judul bukannya lebih gampang buat nulis?

    yah itulah perbedaan kita, itu artinya, setiap orang punya cara dan gaya sendiri dalam memulai untuk menuangkan isi pikiran kedalam tulisan. dari beberapa blog yang saya baca, menyarankan dengan mengalirkan saja ide, pikiran, dan isi kepala. jangan berfikir keras saat menulis. cukup biarkan apa yang ada dipikiran mengalir ke atas tulisan. karna pada dasarnya, apa yang ingin kita tulis itu sebenarnya sudah ada dalam bawah sadar kita. yang membuat kita pusing untuk memulai menulis itu, sebenarnya tingkah laku otak kita yang maunya meruntutkan setiap ide dan yang ada di pikiran kita itu supaya langsung tertulis dengan rapi di atas kertas.

    padahal, kalo kita biarkan saja alam bawah sadar kita mengalirkan ide, pikiran, dan gagasan kita. meskipun itu secara acak, biarkan saja. toh, nanti setelah ide-ide itu tertuang dalam tulisan. kita bisa edit dan memperbaikinya sedikit demi sedikit.

    saya sering ngerasain hal itu. misalnya, saat kita mau nulis status di facebook. kalo kita “pikirin” dulu apa yang mau di tulis, pasti sulit. tapi, waktu kita langsung nulis, ya langsung ketulis. abis itu, baru deh kita mikir waktu udah ketulis, kita apus lagi buat nyari kata yang tepat dengan ide yang sama dengan yang kita tuliskan tadi hanya di “edit” kata katanya. mungkin dari pembaca ada yang juga sama seperti saya saat nulis status fb? :)

    yah, intinya, kalo mau belajar menulis. tuliskan saja seperti kita bercerita, atau lagi ngobrol. pernah tidak, anda memperhatikan, saat kita bicara otak kita yang pinter itu sebenarnya gak sepenuhnya bekerja. yang menyampaikan ide itu terkadang alam bawah sadar kita. pernah memperhatikannya? coba deh, perhatikan, terkadang saat kita sedang bicara, kita sering bicara tanpa memikirkan terlebih dahulu apa yang akan kita sampaikan. kalaupun kita memikirkannya, pilihan kata dan apa yang keluar dari mulut kita itu ya mengalir begitu saja.

    coba anda ngobrol dengan teman anda, di manapun itu. kalo obrolan itu dijadikan tulisan, bisa kebayang gak berapa lembar tulisan jadinya. saya rasa, lima belas menit ngobrol itu kalo dijadikan tulisan mungkin akan jadi 10 sampe 15 lembar. apalagi kayak ibu-ibu yang suka gosip-gosip ria. hehehe…

    semoga sedikit tulisan ini bisa jadi inspirasi. ini tuh saya tulis dengan mengalirkan isi pikiran saya. gak ada yang saya tahan, gak ada yang saya edit. maksudnya sekalian ngasi contoh, ternyata dengan mengalirkan ide tanpa ditahan saya bisa nulis beberapa kata dan paragraf seperti ini.

    sampai paragraf di atas itu, itu udah 385 kata loh. barusan, sampai saya selesai nulis di paragraf yang di atas, saya coba cek jumlah katanya di MS WORD. dan itu hasilnya 385 kata. ckckck.. padahal apa yang saya tulis ini mungkin kelihatannya ngalor ngidul. tapi, kalo saat ini anda masih baca tulisan saya dan paham apa yang saya tulis, itu artinya ide saya nyampe dong ke anda. terimakasih udah repot-repot mau baca sampe sini..:)

    buat yang ngerasa gak ada manfaatnya..yah entahlah… :p

    Tulisan Ini Memang Sengaja Gak Di Edit. jadi jangan protes, kalo mau protes..Edit sendiri. hehehe….

    • caramenulisbuku453 says:

      Terima kasih masukannya RZA. Saya setuju dengan Anda. Teknik menulis yang anda tulis di atas juga sering saya ajarkan kepada rekan2 yang mengikuti training menulis saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>